Pembuatan abon ikan dan manajemen usaha dalam meningkatkan pendapatan keluarga di Kampung Adoki, Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor

Authors

  • Jack Henry Syauta Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia
  • Westim Ratang Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia
  • Anita Erari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia
  • Yohanis Rante Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia
  • Dorlince Mehuwe Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia
  • Syort Hendrik Ondi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia
  • Meiske Londoh Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia
  • Idham Khaliq Fakultas Teknologi Industri, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61251/cej.v4i3.464

Keywords:

business management, community empowerment, family income, fish floss, online marketing

Abstract

Masyarakat Kampung Adoki, Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan, dengan hasil tangkapan yang umumnya dijual dalam keadaan segar berharga relatif murah, sehingga nilai tambah produk dan pendapatan keluarga masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya kaum ibu keluarga nelayan, dalam mengolah ikan menjadi abon yang bernilai ekonomis serta mengelola usaha secara sederhana. Metode pelaksanaan mencakup tiga tahap: persiapan (koordinasi dengan pemerintah daerah dan analisis situasi mitra), pelaksanaan (pelatihan pembuatan abon ikan, manajemen usaha, pengemasan, dan pemasaran online), serta evaluasi melalui kuesioner sebelum dan sesudah pelatihan. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Mei 2026 dan diikuti 40 peserta, khususnya kaum ibu keluarga nelayan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pada seluruh aspek, yaitu manajemen usaha sederhana (dari 10% menjadi 80%), cara membuat abon ikan (dari 5% menjadi 70%), pembuatan kemasan yang menarik (dari 10% menjadi 75%), dan pemasaran online (dari 25% menjadi 60%). Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan jiwa kewirausahaan, menciptakan usaha rumah tangga produktif, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga nelayan berbasis potensi lokal, sekaligus menjadi wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

The community of Adoki Village, Yendidori District, Biak Numfor Regency, mostly works as fishers, and their catch is generally sold fresh at relatively low prices, so that product added value and family income remain limited. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of the community, particularly the wives of fisher families, in processing fish into economically valuable floss (abon) and in managing simple businesses. The implementation method comprised three stages: preparation (coordination with local government and partner situation analysis), implementation (training in fish floss production, business management, packaging, and online marketing), and evaluation through pre- and post-training questionnaires. The activity was held on 28 Mei 2026 and was attended by 40 participants, particularly the wives of fisher families. Evaluation results showed improved participant understanding across all aspects: simple business management (from 10% to 80%), making fish floss (from 5% to 70%), attractive packaging (from 10% to 75%), and online marketing (from 25% to 60%). The activity is expected to foster an entrepreneurial spirit, create productive household enterprises, and increase the income and welfare of fisher families based on local potential, while also embodying the Tri Dharma of Higher Education.

References

Bermejo, L. M., González-Rodríguez, L. G., Lozano Estevan, M. C., Cervera-Muñoz, A., & Aparicio, A. (2025). Nutritional and health importance of fish consumption. Current intake compared to recommendations. Nutrición Hospitalaria, 42(Suppl. 1), 27–32. https://doi.org/10.20960/nh.06087

Hartiwi, H., ZM, H., & Sumitro, S. (2025). Upaya Pemberdayaan Keterampilan Istri Keluarga Nelayan di Kelurahan Kolo, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Empiricism Journal, 6(3), 1318–1332. https://doi.org/10.36312/ej.v6i3.3555

Kurniawan, G. I., & Homan, H. S. (2025). Penguatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan melalui Pelatihan Akuntansi Sederhana bagi Pelaku UMKM di Kecamatan Tanjungkerta, Sumedang. Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas, 9(1), 122–131. https://doi.org/10.52250/p3m.v9i1.899

Madyoratri, M. H. P., & Sari, I. R. K. (2024). Menuju Kemasan Produk UMKM yang Menarik dan Informatif: Pelatihan Desain Kemasan di Desa Galengdowo. Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat, 2(3), 30–35. https://doi.org/10.47861/jipm-nalanda.v2i3.1182

Rais, M., & Patang, P. (2019). Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Pembuatan Nuget dan Bakso Ikan Bandeng Bagi Masyarakat. MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 108–113. https://doi.org/10.31100/matappa.v2i2.472

Ratang, W., & Pigome, M. (2022). Berwirausaha Ikan Lele Menjadi Produk Bernilai Guna Peningkatan Pendapatan Petani Di Kelurahan Koya Koso Abepura. The Community Engagement Journal: The Commen, 5(2), 387–394. https://doi.org/10.52062/thecommen.v5i2.2540

Ratang, W., & Tebay, V. (2020). Pelatihan Manajemen Usaha, Kewirausahaan Dan Inovasi Buah Salak Pada Kelompok Tani Wadio Kota Nabire. The Community Engagement Journal: The Commen, 3(2), 191–198. https://doi.org/10.52062/.v3i2.2223

Rijal, M. (2016). Pengolahan dan peningkatan kadar protein fish nugget berbahan dasar limbah ikan dengan pemberian ekstrak kulit nanas. Biosel Biology Science and Education, 5(1), 84–92. https://doi.org/10.33477/bs.v5i1.488

Saputra, F. A., Wahyuni, W., & Taufikurrahman, T. (2025). Pelatihan Produksi Abon Ikan Tongkol Sebagai Upaya Diversifikasi Produk Perikanan di Desa Dringu Probolinggo. Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 112–118. https://doi.org/10.31294/abditeknika.v5i2.9604

Sari, J., & Putri, J. (2024). Strategi pemasaran digital untuk meningkatkan penjualan UMKM di Indonesia. AL-IQTISHAD: Jurnal Perbankan Syariah Dan Ekonomi Islam, 4(2), 45–59. https://doi.org/10.47498/iqtishad.v2i2.3753

Surahman, S., Hariyadi, S., Barus, B., Batoteng, H., Rahmadhani, A., Aisyayah, W. N., Pustpita, A. O., & Febrianti, N. (2025). Digital transformation for MSMEs: Boosting sales through e-commerce and social media. Community Empowerment, 10(6), 1349–1357. https://doi.org/10.31603/ce.13099

Wahyuni, N., & Rusidah, S. (2024). Small Business Development Strategy Through Go Digital in The Martapura Snakehead Fish Floss Business as a Regional Superior Product. International Journal of Entrepreneurship, Business and Creative Economy, 4(2), 94–107. https://doi.org/10.31098/ijebce.v4i2.2034

Wamafma, I., & Ratang, W. (2022). Pelatihan Pengembangan Wirausaha Popcorn Bercita Rasa Global. Cenderabakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 9–15. https://doi.org/10.55264/cdb.v1i1.7

Wonggo, D., & Reo, A. R. (2018). Diversifikasi produk olahan ikan di Kelurahan Tongkeina Kecamatan Bunaken Kota Manado. Media Teknologi Hasil Perikanan, 6(3), 82–87. https://doi.org/10.35800/mthp.6.3.2018.21263

Downloads

Published

2026-09-25

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pembuatan abon ikan dan manajemen usaha dalam meningkatkan pendapatan keluarga di Kampung Adoki, Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor. (2026). Community Empowerment Journal, 4(3), 634-644. https://doi.org/10.61251/cej.v4i3.464

Similar Articles

1-10 of 124

You may also start an advanced similarity search for this article.